Visi:
"PENINGKATAN MUTU DAN KAPASITAS KADER MELALUI PENGUATAN BASIC KEILMUAN DAN BUDAYA ILMIAH MENUJU PENGUATAN KELEMBAGAAN SEBAGAI BENTUK PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT"

Misi:

1. PENGUATAN BASIC INTELEKTUALITAS DAN BUDAYA ILMIAH DARI KADER

2. MENUMBUHKAN SEMANGAT BERLEMBAGA KEMA MELALUI PROSES PENGKADERAN DAN PERGERAKAN

3. MEMBANGUN HUBUNGAN KOMUNIKASI YANG BAIK ANTAR KEMA EKONOMI.

Sabtu, 18 Juni 2011

RAPAT SC TOT 2011

Picture. Rapat SC TOT 18 Juni 2011

NAMA-NAMA STEERING COMMITEE:
- MUH. JAMIL ALZAIN (STUDI PEMBANGUNAN '07)
- SYARIEF DINAN YAHYA (MANAJEMEN '07)
- HIKSAN NUR (MANAJEMEN '08)
- WINDA JUNITA ILYAS (AKUNTANSI '07)
- MUSYAYYIDAH P. MARAULENG (AKUNTANSI '08)


HASIL RAPAT
ANALISIS MASALAH [AM] DAN ANALISIS KEBUTUHAN [AK]
1.Pengkader kurang memahami hakekat pengkaderan
AM:Banyak pengkader tidak paham akan substansi pengkaderan karena kata “pengkaderan” dipahami hanya ada dalam prosesi formal
AK:Memberikan pemahaman tentang hakekat pengkaderan

2.Pengetahuan psikologi pengkader kurang terhadap kader
AM:Pengkader tidak mampu melihat kecenderungan kader karena tidak memahami kondisi psikologis kader, misalnya dalam forum
AK: a. Perbaiki komunikasi
b. Pengkaderan kultural
c. Identifikasi potensi kader

3.Output TOT yang menjadi pendamping “kabur” dari pengawalan
AM:Banyak pendamping yang telah melulusi TOT malah meninggalkan fungsi pendampingannya. Padahal, pendamping diharapkan menjadi pemegang tongkat estafet pengkaderan
AK:Pemahaman tujuan pelaksanaan TOT

4.Kader kurang menerapkan budaya ilmiah
AM:Asumsi kader sudah punya pengetahuan tentang budaya ilmiah yang didapatkan dalam prosesi pengkaderan formal, misalnya pengenalan budaya ilmiah lewat PATO. Tapi, pengetahuan tersebut kurang di tataran aplikasi
AK:Jadikan budaya ilmiah sebagai metode TOT

5.Malas belajar
AM:apakah kader yang malas belajar atau malas mengajarkan? Ataukah metode pembelajarannya yang tidak mampu menstimulasi kader untuk belajar?
AK:Metode TOT, misalnya gunakan Quantum Learning, Quantum Teaching

6.Follow up TOT tidak maksimal
AM:Pengalaman kemarin output TOT tidak maksimal ikut follow up TOT kemarin [Ecofest]
AK:Maksimalkan follow up dan gunakan budaya ilmiah untuk follow up TOT [jika ada follow up]

7.Pengkader instan
AM:Ada patahan proses sehingga menganggu konstalasi pengkaderan
AK:Buatkan metode yang menarik

NILAI
1.Hakekat pengkaderan [AK poin1, poin 2b
2.Budaya ilmiah [AK poin 4, poin 5, poin 6]
3.Pengenalan potensi kader [AK poin 2c]

KEYWORDS:
1.Pengembangan skill
2.Motivasi
3.Inovatif

PROGRAM KERJA DEPARTEMEN PENGKADERAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar